Pasaman Barat, Suaraburuh — Polres Pasaman Barat menegaskan akan meningkatkan patroli malam untuk menertibkan warga, khususnya kalangan pemuda yang masih nongkrong hingga tengah malam. Jalur 32 menjadi salah satu lokasi yang secara khusus disorot Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto.
Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan temu ramah bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan nagari, perwakilan pemuda, dan warga Nagari Lingkuang Aua Baru di Pondok Ayam Bakar Sahabi, Selasa (20/10/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari persoalan keamanan hingga kebutuhan perbaikan infrastruktur lingkungan.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., mengatakan penertiban membutuhkan dukungan berbagai unsur agar upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat berjalan efektif.
“Kita dari kepolisian akan mengadakan patroli rutin setiap malam untuk menertibkan warga, khususnya pemuda yang masih nongkrong tengah malam. Terutama di Jalur 32, akan kita tertibkan. Penertiban ini kami harapkan juga mendapatkan dukungan dan partisipasi dari pemerintah nagari, niniak mamak, terutama Satpol PP, yang kami harapkan ikut serta dalam kegiatan penertiban tersebut,” ujar Kapolres.
Patroli Malam dan Pembinaan Pemuda Jadi Perhatian
Penegasan patroli malam tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan antara kepolisian dan masyarakat. Upaya penertiban diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban umum sekaligus mendorong generasi muda agar lebih banyak terlibat dalam kegiatan yang positif.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan masing-masing. Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kerja sama dengan pemerintah nagari, tokoh adat, tokoh masyarakat, pengurus masjid, pemuda, dan seluruh warga.
Ia turut menyoroti pentingnya mencegah generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, balap liar, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Pelaksanaan patroli dan penertiban, menurut arahan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, diharapkan didukung melalui koordinasi lintas unsur agar pelaksanaannya berjalan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga Sampaikan Aspirasi soal Pencurian Sawit dan Bronjong
Selain membahas ketertiban malam, pertemuan itu juga menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah persoalan pencurian buah kelapa sawit. Warga juga menyampaikan kebutuhan perbaikan bronjong di kawasan bantaran sungai.
Kedua persoalan tersebut menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menyangkut kebutuhan lingkungan yang memerlukan perhatian dan koordinasi pihak terkait.
Pengurus masjid dan perwakilan pemuda turut menyampaikan aspirasi mengenai kegiatan kemasyarakatan serta sejumlah kebutuhan yang diharapkan memperoleh perhatian sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut diharapkan menjadi bahan koordinasi lebih lanjut. Adapun tindak lanjut atas persoalan pencurian sawit dan perbaikan bronjong perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan serta kewenangan instansi terkait.
Pemerintah Nagari Apresiasi Ruang Dialog
Pj. Wali Nagari Pasaman Baru, Adlis Muchtiar, mengapresiasi kegiatan silaturahmi yang mempertemukan kepolisian dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan warga.
Menurut Adlis, pertemuan semacam itu penting untuk memperkuat komunikasi, membuka ruang penyampaian aspirasi, dan membahas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi kegiatan silaturahmi dan temu ramah yang dilaksanakan Kapolres Pasaman Barat bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan warga. Pertemuan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang untuk mempererat komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari, dan masyarakat semakin kuat,” ujar Adlis.
Senada dengan itu, Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru, Basrul Efendi, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
Ia menilai komunikasi yang terjaga antara masyarakat, pemerintah nagari, dan kepolisian dapat membantu membahas persoalan kamtibmas sekaligus mendorong generasi muda untuk terlibat dalam aktivitas yang bermanfaat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga komunikasi antara masyarakat, pemerintah nagari, dan pihak kepolisian semakin kuat. Dengan adanya koordinasi yang baik, persoalan kamtibmas bisa dibahas bersama dan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif,” ujar Basrul.
Niniak Mamak Dorong Penyelesaian melalui Musyawarah
Dari unsur adat, Niniak Mamak Majo Sadeo Rizal menekankan pentingnya menindaklanjuti setiap persoalan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mendorong musyawarah, perdamaian, dan mediasi apabila sesuai dengan karakter persoalan serta aturan yang berlaku.
“Kami berharap setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Namun, penyelesaian melalui musyawarah, perdamaian, dan mediasi juga perlu dikedepankan agar persoalan tidak berlarut-larut dan hubungan baik antar warga tetap terjaga,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Iptu Zulfi, Kasat Samapta AKP Dwi Rahmat Hadi Yanto, Kasium Aipda Boy Martion, serta personel Polres Pasaman Barat.
Dari unsur masyarakat dan pemerintahan nagari, hadir Pj. Wali Nagari Pasaman Baru Adlis Muchtiar, Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru Basrul Efendi, Niniak Mamak Majo Sadeo Rizal, Jorong Roni Charli, tokoh masyarakat Hendrizon, pengurus masjid Ex Sandra, perwakilan pemuda Feri Rahmafi, serta sejumlah warga.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Pasaman Barat dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menjaga kamtibmas. Rencana patroli malam, penertiban di Jalur 32, serta penyampaian aspirasi warga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih tertib, aman, dan kondusif.(ksp)





